You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
45 Murid PAUD Ikuti Kegiatan Mendongeng di Petamburan
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

45 Murid PAUD Ikuti Kegiatan Mendongeng di Petamburan

45 anak dari sembilan PAUD di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat mengikuti acara Dongeng Q-TA yang digelar Bunda PAUD Tanah Abang dan Kompas Gramedia di RPTRA Petamburan.

Kegiatan mendongeng ini merupakan wisata imajinasi

Bunda PAUD Tanah Abang, Yantie Mulyantie Suherlan mengatakan, kegiatan Dongeng Q-TA bertujuan untuk meningkatkan minat baca anak, mengurangi ketergantungan anak terhadap gawai serta menguatkan peran pendidikan anak usia dini.

“Kegiatan mendongeng ini merupakan wisata imajinasi PAUD Kecamatan Tanah Abang,” ujarnya, Jumat (29/9).

Mal Pelayanan Publik Mendongeng Hadir di JID 2023

Menurut Yantie, kegiatan mendongeng memiliki manfaat positif bagi anak agar bisa mengekspresikan emosi dan motorik. Selain itu mengurangi ketergantungan pada gawai, sehingga interaksi orang tua dengan anak lebih intens dan dekat.

"Masing-masing anak yang mengikuti kegiatan ini diberikan suvenir dari Kompas Gramedia berupa satu buku dongeng anak-anak," katanya.

Aminah (34), warga RT 08/08, Petamburan mengaku senang dengan adanya kegiatan ini karena bisa mengajak anaknya, Tisya Arsilah Hidayat (6) mendengarkan dongeng.

“Saya lihat anak saya sangat senang dan antusias sekali. Kegiatan ini sangat positif,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1172 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1150 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye920 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye916 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye837 personBudhi Firmansyah Surapati